Jurnal IT

Komputasi dan Pengetahuan Umum

STRUKTUR BOM

Struktur Bills of Material (BOM)

(Glossary of Terms. For a view of an actual Material Bill, go to  Bill of Material Flow Chart)

Dialihbahasakan oleh : Kusno Basuki

 

Bill of Material adalah inti dari segala sytem perpabrikan; tanpa menerapkan sistim ini maka sama halnya seorang anak kecil yang sedang menyusun resep makan yang tidak tertulis dari ibunya (misalnya bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengolah nasi goreng adalah garam. merica,cabe, bawang, kecap, saos, kemudian disusun lagi cara memasaknya bumbu-bumbunya tadi dirajang tipis-tipis kemudian diulek, terus digoreng dan seterusnya hingga nasi goreng itu siap dihidangkan yang berbentuk dan bernama NASI GORENG). Nah, dari semua proses pembuatan nasi goreng itu satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan tersusun seara teratur bukan?

 

 

Sebagai contoh diagram di atas adalah susunan pemrosesan Bill of Material (BOM) pada suatu produk yang bernama A; dalam hal ini di tempat proyek pembuatan System ERP klien kami adalah produsen furniture maka kita sebut A adalah MEJA.

 

Diagram di atas menggambarkan susunan BOM dari satu produk Meja yang dilambangkan dengan huruf A. Produk A (meja) tersebut terbuat dari susunan:

– B adalah rangkaian perakitan (assembly),

– C dan D adalah susunan komponen,

– E susunan bahan atau material.

Susunan B terdiri dari komponen F, G dan H (demikian juga produk-produk item lainnya akan terdiri dari rangkaian ini). Namun demikian tidak menutup kemungkinan suatu produk bisa juga di dalam susunan komponen item yang ada di D atau suatu  komponen tertentu terbuat dari susunan bahan-bahan baku yang ada di item C dan H).

Part atau bagian-bagian yang dibeli/dibutuhkan biasanya diidentifikasikan sebagai bahan-bahan (material yang terdiri dari item E, F dan G), namun demikian bisa juga terdiri dari bahan-bahan, susunan dan komponen lainnya yang mana tergantung dari kebijakan pabrik atau keputusan anda untuk menentukan beban kerjanya (workload). Untuk itu system ERP yang dikembangkan oleh Olive Technology Indonesia akan secara otomatis memberikan pilihan kepada anda untuk menentukan item-item yang akan dibeli yang mana di dalam item-item tersebut sudah terantum daftar harganya (ada di Inventory List)

Konsep dan terminoligi:

Product/Produk — adalah satu barang yang dijual langsung ke konsumen (ada di Product Catalog).

Assembly/Rakitan – adalah satu bagian dari suatu produk yang terdiri dari satu atau lebih dari part lainnya dan berhubungan erat dengan unit tenaga kerjanya. Sebaliknya bagian atau parts tersebut kemungkinan juga terdiri dari assembly (rakitan), komponen, material atau produk lainnya

Component/Komponen – adalah suatu part (bagian) bentuk suatu barang yang sudah dikerjakan oleh tenaga kerja (bisa juga disebut sebagai material). Pada beberapa perusahaan tertentu menerapkan istilah Assemblies (rakitan) dan Daftar Komponen ini sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi tidak dipisah sesuai dengan kebijakan mereka. Namun demikian disarankan untuk memisah istilah Rakitan (assembly) ini dengan Komponen

Material – adalah bahan baku suatu produk yang terbuat dari beberapa bagian(parts), misalnya papan partisi yang berukuran 3/4x48x120 atau . The type and size of raw material from which a part is made, such as 3/4x48x120 particle board or 6-inch brass railing, or a purchased part.  6 mm brass railing atau part yang telah dibeli lainnya seperti mur, baut, paku, grendel, dll.

Routing (atau Traveler) – adalah suatu dokumen yang berisikan daftar susunan kerja pokok yang dibutuhkan untuk membuat suatu part, di dalamnya memuat susunan beban kerja (work center) atau unit kerja(work cell) lainnya yang harus dilaksanakan dalam membuat part tadi.

Labor operation/Operasi Keja – adalah suatu penjelasan atas tata kerja dari suatu mesin produksi atau seperangkat alat-lat lainnya guna membuat suatu produk atau part (bagian-bagian dari suatu produk). Di dalamnya memuat daftar jumlah tenaga kerja, jumlah jam kerja, dan lain sebagainya.

Static (fixed) bill / Nota Tetap – adalah suatu nota material atas suatu bagian yang biasanya terbuat dari komponen, unit kerja dan material yang sama; Nita Tetap ini biasanya dibuat oleh Engineer untuk menentukan standar rakitan (standard assemblies), material dan komponen yang diperlukan guna memenuhi order customer (permintaan pelangan

Dynamic (parametric)  bill/Nota Dinamis – adalah satu nota bahan baku dari suatu produk yang meliputi ukuran, warna, dimensi dan opsi-opsi lainnya. Pilihan untuk menentukan ukuran atau opsi-opsi tersebut akan mempengaruhi tingkat susunan komponen dan unit kerja lainnya sampai pada tingkat di bawahnya

Build – adalah suatu tugas/kerja yang harus dilaksanakan untuk memperbaharui (up-date) nota bahan baku dinamis baru (new dynamic bill) yang telah dibuat sebelumnya atau suatu perintah eksekusi di dalam system untuk memperbaharui dafatar bahan baku yang telah dibuat sebelumnya.

Single level bill of material – adalah suatu rangkaian daftar yang memuat susunan material, parts dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membuat suatu part lainnya.

Multilevel bill of material – adalah suatu rangkaian daftar komponen, assemblies dan material yang diperlukan untuk membuat suatu part, komponen dan material yang dibutuhkan guna membuat masing-masing part, komponen dan seterusnya. Multilevel of material ini menunjukkan setiap rincian dari part itu sendiri dan material yang diperlukan guna membuat suatu item dari semenjak bahan baku itu disediakan hingga proses assembly atau produk itu tuntas.

Indented bill of material – A multilevel bill of material in outline format, which identifies the components of the parent at one level, the components of the components at the next level, and so forth.  Synonym multilevel bill of material.

Drawing numbers – adalah satu kode yang berisikan angka untuk menandai nomor gambar hasil kerjaan unit drafting atau design grafis di ada di bawah kendali Engineering.

Work center – adalah sekelompok dari unit kerja atau area kerja (work area) yang menunjukkan suatu proses kerja dari suatu pekerjaan tertetu, misalnya pekerjaan amplas, pemotongan kayu, pengecatan, perakitan dan lain sebagainya.

Work cell – adalah sekelompok mesin atau suatu area pekerjaan tertentu, misalnya Assembly work center bisa juga termasuk di dalamnya unit pekerjaan Assemble/Pack, Table Assemble/Pack dan Chair assemble/Pack.

Equipment (machine) – adalah satu mesin atau satu alat yang dipergunakan untuk memproduksi suatu barang yang terletak di pabrik atau area tertentu.

Berikan Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22/11/2010 by in ERP and tagged , , .
%d blogger menyukai ini: